Uncategorized

Sampai Jumpa…

hari ini satu temanku pergi
pergi jauh takkan pernah kembali
sekeras apapun menangis takkan merubah yang telah terjadi
harus ku lepas

hari ini kan ku ingat kembali
semua tempat jalan waktu bersamanya
setiap kata yang telah diucap bagai warisan yang telah disiapkan
harus ku jaga

selamat jalan, selamat jalan teman
selamat jalan, sampai jumpa

Tuhan yang aku cinta, mudahkan jalan dia
Tuhan yang aku cinta, sambut kehadirannya

hari ini satu temanku pergi
pergi jauh dan takkan pernah kembali
sekeras apapun menangis takkan merubah yang telah terjadi
harus ku lepas

mulai hari ini takkan terulang lagi
senyum canda, marah atau kecewanya
badai rindu yang kini ku rasa
badai rindu takkan pernah reda, sampai jumpa

Tuhan yang aku cinta, mudahkan jalan dia
Tuhan yang aku cinta, sambut kehadirannya

(Sheila On 7 – Sampai Jumpa)

Malam itu aku begitu penat dan bosen, jujur aku agak menyesal kenapa aku harus ada diposisi sekarang padahal pada tahun 2018 impianku ingin fokus untuk menulis. Tapi kembali lagi, manusia bisa berencana tapi Allah SWT yang menentukan. Malam itu sekitar pukul 19.00 aku makan serabi duren sambil memandangi jalanan, jalanan yang dulu aku lewati bersamamu orang yang aku anggap Teteh dan ikatan kita melebihi ikatan darah.

Aku selalu bahagia jika mengingat kejutekan dan kegalakanmu, teriak2 di depan umum terkadang hanya ingin mengingatkan bahwa aku salah.(Jujur aku kangen, tapi kalo aku sayang teteh aku harus ikhlas lahir dan batin) Aku inget hari Jumat di bulan Oktober di Tahun 2007 itu terakhir aku melihatmu, aku ikhlas daripada kau terus menderita. Ternyata semangatmu masih ada didalam dadaku dan kata ibumu selera kita dan gaya kita hampir sama. aku pernah curhat kepada ibumu “kenapa dirimu dan semangatmu selalu ada di dalam dadaku” Ibumu dengan bijak menjawab “Ingat perjalanan kalian dimulai dari tempat yang sama yaitu disini dan sifat kalian hampir mirip dari kecil kalian sama2” Jawaban Ibumu aku fikirkan berhari-hari, aku baru ingat waktu SD kita berangkat sekolah sama2 karena SD dan SMP kita Berdekatan.

Setiap dirimu mempunyai baju, sepatu, celana jeans atau jam baru selalu kerumahku hanya untuk bilang “Nisfi aku punya barang baru, kamu mau pinjem enggak?” itulah kenapa selera kita sama, kamu yang memperkenalkan banyak hal. Tempat makan yang enak, film yang bagus dibioskop dan perawatan seluruh tubuh dan aku masih inget, teteh yang memilihkan sepatu atau baju yang cocok aku pakai. Teteh yang begitu galak memarahi aku ketika aku berbuat salah, saat itu kadang aku sebal denganmu yang tidak tau situasi saat memarahi. Teteh yang bikin aku dapat memandang banyak hal dengan sudut yang berbeda, semoga nanti di surga Allah kita ketemu.. Semua nasihatmu yang positif seakan jadi warisan yang harus aku patuhi saat ini, semoga itu menjadi amal jariah teteh yang terus mengalir….. Aamiin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s